Berita

London Marathon 2018: Suhu Tinggi Penyebab Kematian Seorang Pelari?

oleh di Apr 30, 2018

Pada hari minggu lalu, London diterpa suhu mencapai 24 derajat celsius. Ini menjadi rekor suhu terpanas sepanjang sejarah London Marathon.

London Marathon 2018: Suhu Tinggi Penyebab Kematian Seorang Pelari?

Matt Campbell, peserta lomba yang berprofesi sebagai juru masak, jatuh pingsan setelah menempuh jarak 36,2 kilometer. Panitia penyelenggara lomba maraton London membenarkan seorang pria berusia 29 tahun tewas setelah pingsan akibat cuaca yang terpanas saat lomba berlangsung pada Minggu (22/4/2018). Menurut panitia penyelenggara, meski mereka telah memberikan pertolongan medis, Campbell yang pernah menjadi peserta reality show di televisi tahun lalu itu meninggal dunia di rumah sakit. Sampai saat ini, panitia tengah berusaha meneliti penyebab kematian Campbell.

Direktur balapan marathon London, Hugh Brasher memberi penghormatan kepada Campbell,

"Sepanjang sejarah dalam 38 kali penyelenggaraannya, London Marathon telah peserta lebih dari satu juta, dan sangat disayangkan karena terdapat 14 kasus kematian. Namun kali ini bukan kasus biasa, akan ada otopsi oleh pihak yang berwenang -dan lebih baik kita tidak perlu berspekulasi tentang apa yang terjadi dalam London Marathon 2018 ini"

London Marathon 2018: Suhu Tinggi Penyebab Kematian Seorang Pelari?

Dok. Brathay Trust/PA Wire

Benarkah Temperatur Menjadi Penyebabnya?

Meskipun suhu selama balapan berada di titik puncak pada 24,1C, penyelenggara London Marathon membantah spekulasi bahwa suhu telah menjadi faktor dalam kematian Matt. Suhu sebelumnya, mencapai 22,7 celcius tercatat di St James's Park pada tahun 1996 dan 22.6C pada tahun 2007.

Penyelenggara marathon London mengatakan pemeriksaan medis masih diperlukan untuk menemukan penyebab kematian dan dari keluarga telah meminta tidak mengumbar proses penyelidikannya.

Dari Tahun ke Tahun

Sejak dimulainya perlombaan pertama pada tahun 1981, tercatat bahwa 11 pelari meninggal dunia. The Guardian melaporkan bahwa Matt Campbell menjadi pelari ke-12 yang meninggal dalam ajang World Major Marathon ini.

The Telegraph melansir bahwa sebuah studi di American College of Cardiology pada tahun 2009, menemukan bahwa risiko kematian akibat lari maraton adalah 0,8 per 100.000 orang, yang secara signifikan lebih rendah daripada kematian yang terjadi disaat persalinan di Inggris pada tahun 2012 yaitu dengan angka 8,6 dari 100.000 kelahiran.

Meskipun suhu tinggi, sejumlah catatan menunjukan bahwa sebanyak 40.255 pelari dapat menyelesaikan maraton, dan sekitar 750 orang tidak dapat menyelesaikan lomba dengan sempurna.

Tahun ini menjadi angka tertinggi pula dalam jumlah peserta yang mencapai 386.050 peserta, ini hampir menjadi sepertiga jumlah tertinggi untuk setiap ajang marathon di dunia pada tahun 2017.

London Marathon 2019 berikutnya akan diadakan pada hari Minggu, 28 April 2019.

Kami bekerja sama dengan mitra kami untuk membawakan berita, informasi dan laporan terhangat yang berwawasan dan berguna di dunia seputar lari kepada Anda dengan tepat dan akurat.

Lokasi
Indonesia
Jumlah Pos
31
Bergabunglah Dengan Diskusi